FAKTOR RESIKO LINGKUNGAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN STUNTING PADA ANAK (LITERATURE REVIEW)

  • Linda Risyati Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Agustina A. Seran Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Nurlaelah Al Tadom Poltekkes Kemenkes Kupang
Keywords: Faktor Lingkungan, Stunting, Anak, Balita

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Sanitasi higiene juga merupakan faktor penting yang harus diperhatikan, terutama sarana air bersih, ketersediaan jamban, pengolahan air limbah, pembuangan sampah, dan kebiasaan cuci tangan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan factor lingkungan sanitasi higiene dengan kejadian stunting pada anak. Desain penelitian ini adalah literature review, untuk mengidentifikasi faktor risiko lingkungan yang terkait dengan stunting. Proses pelaksanaannya secara systematic review dengan mengumpulkan artikel-artikel menggunakan search engine guna menelusuri materi artikel terkait kejadian stunting pada anak. Search engine yang digunakan diantaranya adalah Google Schoolar, dengan kata kunci factor lingkungan AND kualitas air AND pembuangan sampah AND pembuangan limbah AND jamban AND hygiene AND stunting AND balita OR anak OR 0-59 bulan. Analisis data dilakukan dengan ekstraksi data dengan mengelompokkan data menurut variabel yang ingin dikaji. Setelah terkumpul langkah selanjutnya adalah sintesis data untuk dihubungkan guna mendapatkan korelasi determinan penyebab stunting dengan kejadian stunting. Berdasarkan hasil literature review disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna terkait factor lingkungan diantaranya yaitu kondisi fisik air bersih, kepemilikan jamban sehat, sarana pembuangan sampah, sarana pembuangan air limbah, dan higiene terhadap kejadian stunting pada balita

Published
2022-12-31