Pengaruh Senam Lansia terhadap Penurunan Nyeri Sendi Pada Lansia Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Mawasangka Timur Kecamatan Mawasangka Timur Kabupaten Buton Tengah Sulawesi Tenggara

  • Nikmah Saro Kesehatan Masyarakat, STIKES IST Buton, Baubau, Indonesia
  • Harmanto Harmanto Keperawatan, STIKES IST Buton, Baubau, Indonesia
  • Theresia Henny Keperawatan, STIKES IST Buton, Baubau, Indonesia
Keywords: senam lannnsia, nyeri sendi, lansia

Abstract

Penyakit  nyeri sendi pada lansia sering dirasakan karena adanya faktor pencetus seperti pola makan,dan juga proses penuaan akan menyebabkan tulang rawan persendian menjadi menipis sehingga dapat mengalami kerusakan. Menurut WHO tahun 2020, jumlah lansia di dunia diproyeksikan menjadi 1,4 miliar pada tahun 2030 dan 2,1 miliar pada tahun 2050 dan bisa naik menjadi 3,2 miliar. Di kawasan  Asia Tenggara populasi lansia sebesar 8% atau sekitar 142 juta jiwa. Peningkatan populasi lansia diprediksi mencapai 3 kali lipat di tahun 2050. Pada tahun 2020 jumlah lansia mencapai 28.800.000 dari total populasi.

. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis pengaruh senam lansia terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Mawasangka Timur Tahun 2023.

Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian ini pra eksperimen one group pre-post test design. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 lansia yang mengalami nyeri sendi, intervensi dilakukan selama 3 minggu.. analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar (65%) sesudah senam lansia responden mengalami nyeri ringan dan sebagian kecil sesudah senam lansia (35%) responden mengalami nyeri sedang. Hasil analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon didapatkan nilai Z = -3.742 dengan nilai signifikan 0,000 < α =0,05 maka HI diterima.

Kesimpulan yaitu ada pengaruh senam lansia terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Mawasangka Timur.

References

Agusrianto, A., Suharto, D. N., Rantesigi, N., & Tasnim, T. (2020). Penerapan Senam Rematik terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Asuhan Keperawatan Rheumatoid Arthritis di Kelurahan Gebangrejo: The Implementation of Rheumatic Gymnastics to Decrease Pain Scale in Rheumatoid Arthritical Nursing Care in Gebangrejo. Madago Nursing Journal, 1(1), 7–10.
Kemenkes RI. (2019). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Riset Kesehatan Dasar 2018. Diakses dari http://www.kesmas.kemkes.go.id/assets/upload dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil riskesdas-2018_1274.pdf.
Pangaribuan, R., & Olivia, N. (2020). Senam Lansia Pada Reumatoid Artritis Dengan Nyeri Lutut Di Upt Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai. Indonesian Trust Health Journal, 3(1), 272–277.
Pradana, S. A. Z. (2018). Pengaruh Senam Tera Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan (ansietas) pada lansia di panti tresna werdha hargo Dedali surabaya. Universitas Airlangga.
Sari, D. I. (2017). Pengaruh Senam Lansia Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Gout Arthritis Di Upt Pstw Jombang. STIKES Insan Cendekia Medika Jombang.
Sitinjak, V. M., Hastuti, M. F., & Nurfianti, A. (2016). Pengaruh Senam Rematik terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Lanjut Usia dengan Osteoarthritis Lutut. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 4(2).
William, W., & Hita, H. (2019). Mengukur Tingkat Pemahaman Pelatihan PowerPoint Menggunakan Quasi-Experiment One-Group Pretest-Posttest. Jurnal SIFO Mikroskil, 20(1), 71–80.
Published
2024-01-18