Peran Perempuan dalam Perencanaan Keluarga sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Penfui Timur

  • Serlyansie V Boimau Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Kupang, Indonesia
  • Nurlaelah Al-Tadom Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Kupang, Indonesia
  • Andriana M.S. Boimau Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Kupang, Indonesia
Keywords: peran perempuan, perencanaan keluarga, stunting, penfui timur

Abstract

Peran perempuan dalam pencegahan stunting melalui perencanaan keluarga sangat penting. Pengambilan keputusan dalam perencanaan keluarga misalnya pada usia berapa menikah, berapa jumlah anak, jarak anak sangat mempengaruhi terjadinya stunting. Data Puskesmas Tarus Tahun 2020 bahwa angka stunting di Kecamatan Kupang Tengah sebanyak 451 orang dengan persentase 14,6% sedangkan jumlah balita stunting di desa Penfui Timur sebanyak 50 orang atau sebanyak 9,6% dari jumlah balita. Ada beberapa faktor yang juga mempengaruhi terjadinya stunting diantaranya perencanaan keluarga yang kurang memadai dari pasangan suami istri yang ingin memiliki anak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran perempuan dalam perencanaan keluarga sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Penfui Timur. Metode penelitian yang digunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan objek dan fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perempuan dalam perencanaan keluarga sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Penfui Timur  sangat minim . Hasil wawancara menunjukan peran perempuan dalam perencanaan keluarga sangat didominasi oleh suami.dibuktikan dari hasil wawancara mendalam terhadap informan utama bahwa sebagian besar ibu tidak melakukan peran tetapi peran ini diambil alih oleh suami dan keluarga.

References

1. Aprianti Y, Yunita M. Peran perempuan dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Online) KINERJA J Ekon dan Manaj. 2023;20(1):39.
2. Timban JFJ, Tangkere EG, Lumingkewas JRD. Peran Perempuan Dalam Pencegahan Stunting Di Kecamatan Bunaken Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara. Stud Soc Sci. 2019;2(1):8.
3. PKM TARUS LAPORAN PWS KIA Des 2021 (1).
4. Kementrian Kesehatan R. RISKESDAS_LAUNCHING_301018_edit271018_nowo_Edit Kaban_01. 2018.
5. Musjtari DN. Peran Dan Tugas Perempuan Dalam Keluarga. 26 Maret 2016. 2016;(2).
6. Antasari R. Peran Perempuan dalam Perencanaan Keluarga Responsif Gender Berbasis Agama di Desa Mulyo Rejo Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin. Intizar. 2016;22(2):221.
7. Yelvita FS. PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA DI DESA SUMBERPAKEM KECAMATAN SUMBERJAMBE KABUPATEN JEMBER TAHUN 2021. 2022.
8. Handayani B. The Role of Nasyiatul Aisyiyah and Fatayat NU Cadres in Preventing Stunting Cases in Indonesia. Muhammadiyah Int Public Heal Med Proceeding. 2021;1(1):329–38.
9. Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia. 2016. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
10. Nurrahmiati; Zakaria; Syahida, F; Wangsanita, A, C; Tambun, S, W K. Profil keluarga sehat provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018. Pus Perenc Dan Pendayagunaan Sdm Kesehatan Badan Pengemb Dan Pemberdayaan Sdm Kesehatan Kementerian Kesehatan Ri 2018 [Internet]. 2018;1–102. Available from: http://202.70.136.161:8107/114/2/Profil KS Provinsi NTT Tahun 2018.pdf.
Published
2023-10-18