PENCEGAHAN ANEMIA REMAJA PUTRI MELALUI EDUKASI: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

  • Kadek Primadewi STIKes Buleleng
Keywords: anemia, remaja putri, edukasi

Abstract

Latar belakang: Remaja (10-19 tahun) berisiko tinggi terkena anemia defisiensi besi. Prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia sebesar 37,1% meningkat menjadi 48,9% pada tahun 2018 dengan proporsi anemia pada kelompok umur 15-24 tahun dan 25-34 tahun. Tujuan: memperkirakan pencegahan anemia pada remaja putri melalui edukasi yang penting untuk intervensi berbasis bukti. Metode: Penelitian ini menggunakan literature review dengan metode Prisma (2020), pencarian jurnal melalui Scopus, dengan menggunakan kata kunci, diperoleh 5 jurnal utama internasional yang dilakukan pengkajian dan analisis oleh peneliti. Hasil: pencegahan anemia pada remaja dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan berpengaruh terhadap perilaku remaja. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terhadap tingkat pengetahuan remaja putri setelah diberikan edukasi, namun upaya pencegahan masih tetap memerlukan pemantauan dan dukungan dari pihak terkait seperti misalnya keluarga, teman sebaya, sekolah, masyarakat dan pemerintah. Studi literatur ini dapat dijadikan sebagai bahan acuan bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti kajian terkait anemia dengan menggunakan metode lainnya.

Published
2024-06-30
Section
Articles