STUDI FENOMENOLOGI: STRESS NARAPIDANA PEREMPUAN PELAKU HUMAN TRAFFICKING

  • Fepyani Thresna Feoh Universitas Citra Bangsa
Keywords: Pengalaman, Narapidana perempuan pelaku human trafficking, Masalah psikologis

Abstract

Terpenjara dan berstatus narapidana merupakan sebuah pengalaman yang dapat menyebabkan stres pada narapidana perempuan. Stres tersebut tidak hanya berasal dari dalam diri narapidana sendiri, namun juga berasal dari keluarga dan lingkungan penjara. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman narapidana pelaku human trafficking di Lembaga Pemasyarakatan wanita. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretif. Pemilihan partisipan melalui purposive sampling, dan dilakukan wawancara mendalam pada lima orang partisipan. Hasil analisa data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) ditemukan 4 tema yaitu merasa kecewa karena masuk penjara, merasa bersalah pada anak, merasa khawatir dengan tanggapan orang-orang setelah keluar dari penjara, merasa takut tidak mendapatkan pekerjaan setelah keluar dari penjara. Pengalaman sebelum dan setelah terpenjara menjadikan narapidana mengalami berbagai masalah psikologis seperti perasaan kecewa, khawatir, dan takut. Hal tersebut dapat menyebabkan rendahnya harga diri dan krisisnya makna hidup pada narapidana. Proses keperawatan jiwa diperlukan untuk meningkatkan dan mempertahankan perilaku yang mendukung integrasi, meningkatkan kemampuan narapidana untuk dapat berhasil dalam menghadapi kehidupan dan tantangan, serta membangun ketahanan dalam menghadapi stres dalam penjara.

Kata kunci: Pengalaman, Narapidana perempuan pelaku human trafficking, Masalah psikologis

Published
2020-10-19
Section
Articles