PENGARUH GREEN COLOR BREATHING THERAPY TERHADAP TINGKAT STRES PADA PASIEN CKD YANG MENJALANI HD DI RUANG HEMODIALISA RSUD SYARIFAH AMBAMI RATO EBU BANGKALAN

  • Mohammad Lutfi STIKes Ngudia Husada Madura
  • Mulia Mayangsari STIKes Ngudia Husada Madura
  • zuryaty zuryaty STIKes Ngudia Husada Madura
Keywords: Stres, Green Color Breathing Therapy, Hemodialisa

Abstract

Stres adalah gangguan pada tubuh dan pikiran yang disebabkan oleh perubahan dan tuntutan kehidupan. Stres juga tuntutan-tuntutan eksternal yang mengenai seseorang misalnya obyek dalam lingkungan atau sesuatu stimulus yang secara obyektif adalah berbahaya. Stres juga bisa diartikan sebagai tekanan, ketegangan, gangguan yang tidak menyenangkan yang berasal dari luar diri seseorang, tujuan dari penelitian ini menganalisa perbedaan yang diberikan green color breathing therapy dan yang tidak diberikan green color breathing therapy di RSUD Syarifah Ambani Rato Ebu Bangkalan. Desain penelitian ini menggunakan Quasi – Experimental desain dengan pendekatan two group pretest-postert. Variabel Indepedennya adalah green color breathing therapy sedangkan variabel depedennya adalah tingkat stres. Jumlah populasi 63 pasien yang menjalani Hemodialisa dengan sampel 16 pasien dengan kelompok perlakuan dan 16 pasien dengan kelompok kontrol yang diambil secara teknik purposive sampling, dan analisa data dengan uji independent t-test dengan p value < 0,05. Hasil penelitian menggunakan uji Independent t-Test didapatkan hasil sebesar 0,017 atau p value < 0,05 sehingga Ha diterima maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima atau ada perbedaan tingkat stres antara yang diberikan green color breathing therapy dan yang tidak diberikan green color breathing therapy pada pasien hemodialisa di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan dengan No. Reg 0012/KEPK/VII/2023.

Diharapkan pasien yang menjalani Hemodialisa di ruang HD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan dengan green color breathing therapy dapat menurunkan tingkat stres.

Published
2024-07-26
Section
Articles