PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN DAN PENURUNAN RESPIRATORY RATE PADA PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF

  • Musmuliadin Musmuliadin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IST Buton
  • La Ode Swardin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IST Buton
  • Harno Ismanto Wali Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IST Buton
Keywords: saturasi oksigen, respiratory rate, gagal janntung kongestif

Abstract

Prevalensi Gagal jantung kongestif semakin meningkat termasuk di Indonesia. Manifestasi yang muncul dapat berupa dispnea, batuk, tingkat saturasi oksigen yang rendah dan peningkatan respiratory rate. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian posisi semi fowler 45°. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan posisi semi fowler 45° terhadap peningkatan saturasi oksigen dan penurunan respiratory rate pada pasien gagal jantung kongestif di ruang Cardiovascular Care Unit (CVCU) RSUD Kota Baubau. Metode penelitian yang digunakan adalah pre experiment dengan desain penelitian one group pretest-posttest. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 17 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Paired Sample T Test.

Hasil penelitian menunjukkan setelah diberikan penerapan posisi semi fowler 45° selama 30 menit didapatkan kenaikan rata-rata saturasi oksigen sebesar 3,75% dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) dan penurunan rata-rata nilai respiratory rate sebesar 1,68 kali/menit dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) yang berarti ada pengaruh penerapan posisi semi fowler 45° terhadap peningkatan saturasi oksigen dan penurunan respiratory rate pada pasien gagal jantung kongestif di ruang CVCU RSUD Kota Baubau. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperbanyak jumlah sampel dan menambah durasi pemberian intervensi posisi semi fowler 45° untuk mendapatkan hasil yang lebih variatif.

Published
2023-12-31
Section
Articles