HUBUNGAN MEKANISME KOPING KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS RONGKOP KABUPATEN GUNUNGKIDUL

  • Ervina Fitrianingtias Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta
  • Istichomah Istichomah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta
  • I Putu Juni Andika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Kosala
  • Dian Putranto RSUD Dr. H Soewando Kendal
  • Setyo Retno Wulandari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta
Keywords: mekanisme koping, keluarga, kekambuhan, skizofrenia

Abstract

Latar Belakang : Skizofrenia merupakan kelainan jiwa yang parah sehingga mengakibatkan stress bagi penderita dan anggota keluarganya. Data statistik yang disebutkan oleh World Health Organization (WHO) tahun 2020 secara global diperkirakan 379 juta orang terkena gangguan jiwa, 20 juta diantaranya menderita skizofrenia. Tujuan : Mengetahui hubungan mekanisme koping keluarga dengan kekambuhan pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rongkop Kabupaten Gunungkidul. Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 71 responden, dengan Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Analisis yang digunakan uji statistic Spearman Rank. Hasil : Sebagian besar keluarga menggunakan mekanisme koping adaptif yaitu sebanyak 46 orang (64,8%) dengan kekambuhan Pasien Skizofrenia sebagian besar dalam kategori rendah sebanyak 39 orang (54,9%). Hasil uji kolerasi menunjukan adanya hubungan mekanisme koping keluarga dengan kekambuhan pasie Skizofrenia di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rongkop Kabupaten Gunungkidul (p=0,000). Kesimpulan : Ada hubungan mekanisme koping keluarga dengan kekambuhan pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rongkop Kabupaten Gunungkidul.

Published
2023-11-02
Section
Articles